Untuk mendapatkan maklumat terkini, ikuti kami melalui Telegram DBPMalaysia
Langgan SekarangKalau waktu pulang itu sampai,
detik akan melepaskanku pergi
tak sempat pada tunggu lambai,
mendengar bisikmu, atau puisi
yang terakhir kudengar
mungkin, berai hujan di luar
entah apa lewat kaca jendela
tercatat huruf, noktah basahnya
barangkali sebaris pamitan,
seribu ingatan dipadatkan
sebelum hilang mengalir
sebagai hidup, ada hujung akhir
aku telah menulis
serba tegun pegun, taakul puisi
romantik, melankolia, tragis
impian, luluh-lantak, dan mimpi
titik henti, kilas kias, sinar dan samar
kata dinamik, porselin dan kandeliar
manusia, alam, dunia seberang
gelap dan cerah, ceghaca
cahaya, api, dan bayang
tamadun, perang, dan cinta
dari serbagala, celah-relah itu
manusia hidup dengan debu, abu
yang selama-lama indah,
hanya mawar merah
………..– Rosli K. Matari
…………..Kubang Kerian
…………..15 Dis 25
